What’s Next : Giatkan HW Ba’da JAMPANAL

Penulis: Yasir Wachid *) [ Desember 2008 ]

Lebih dari satu bulan Jambore Pandu Pengenal Hizbul Wathan Jawa Timur Th. 2008 telah selesai dilaksanakan di Pusdiklat HW pada tgl. 15-18 Dzulqa’dah 1429 H bertepatan tgl. 13-16 November 2008. Kita semua melihat betapa besar semangat para peserta mengikuti seluruh kegiatan yang dikenal dengan istilah Jampanal’08.

Kegiatan yang dilaksanakan di Dusun Sumbersuko Desa Kertosari Kec. Purwosari tersebut dihadiri 27 regu putra (290 anak) dan 32 regu putri (341 anak) ditambah 66 pemimpin/pendamping dengan jumlah keseluruhan 697 peserta dan pemimpin dari Kwarda HW Kab. Sumenep (Kangean), Bojonegoro, Lamongan, Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Jember, Situbondo, Malang Kota, Pasuruan, Ngawi, Blitar, Nganjuk, Banyuwangi., sebagaimana yang tercatat dalam laporan panitia. Tingkat partisipasi kwarda dari jumlah peserta yang hadir sebanyak ini telah memenuhi target yang direncanakan.

Kwarda HW Pasuruan sebagai tuan rumah Jampanal ’08 yang dibina langsung oleh Pusdiklat HW Jatim telah mengerahkan personel panitia penerima tidak kurang dari 100 Pandu Penghela, dikomandani oleh Ramanda Imam Suladji (Bendahara PDM Kab. Pasuruan) sebagai Ketua Panitia Penerima dan Ikhwan Husnul Abidin (Ketua Kwarda HW Kab. Pasuruan) sebagai Sekretaris Panitia, di samping tambahan relawan panitia dari Kwarda Blitar sebanyak 20 orang, dari Kwarda Gresik 7 orang serta 3 orang dari Surabaya yang keseluruhannya dari Pandu Penghela.

Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam Jampanal tahun ini sebagaimana yang telah dijadwalkan. Jambore dengan agenda utama Scouting Skilled Performance tersebut sebenarnya merupakan gawe nya kwarda-kwarda HW untuk menampilkan ketrampilan kepanduan dari latihan-latihan yang telah dilaksanakan di Qobilah masing-masing, sehingga hal-hal yang bermanfaat akan bisa ditiru oleh para peserta yang lain. Acara yang dipandu oleh Ramanda Sudiono (Waka Bid. Diklat Kwarwil HW Jatim) untuk peserta putra dan Ramanda Adji Subur (Komisi Tetap Urusan Diklat Kwarwil HW Jatim) untuk peserta putri ini dilaksanakan pada hari kedua Jampanal ’08 dengan berbagai macam penampilan masing-masing regu.

Kegiatan Tadabbur Alam dilaksanakan pada hari ketiga dalam bentuk penjelajahan menempuh jarak kurang lebih 2 km melewati medan persawahan dan perkampungan mengitari wilayah Dusun Sumbersuko dengan 10 pos permainan outbond. “Kami senang mengikuti Jampanal ’08 ini, walaupun dengan segala kekurangan fasilitas yang ada, kami menanamkan kepada anak didik untuk selalu siap menghadapi segala keadaan, kami pulang dengan semangat baru untuk terus berlatih demi kejayaan HW dan Muhammadiyah” demikian tanggapan Rakanda Faula pemimpin kontingen HW dari Kangean Kwarda Sumenep yang untuk sampai ke Pusdiklat HW butuh waktu 3 hari 2 malam dalam perjalanan. Beberapa kekurangan dalam penyediaan akomodasi peserta diakui oleh panitia karena memang kondisi Pusdiklat HW yang masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Sehingga untuk penyediaan lahan perkemahan harus menyewa lahan persawahan penduduk di sekitarnya, juga keterbatasan penyediaan air bersih dan MCK.

Sejak Perkemahan Besar tgl. 13-17 Ramadhan 1421H / 9-13 Desember 2000M di Dander–Bojonegoro, telah berkomitmen para Pimpinan Kwartir HW Se-Jatim untuk melaksanakan Perkemahan Besar Pandu Pengenal dan Penghela 2 tahun sekali secara bergantian.Namun sejak Jambore Nasional Tahun 2005, baru tahun ini bisa dilaksanakan kegiatan Perkemahan Besar / Jambore. Kegiatan seperti ini mengandung makna dan hikmah antara lain (1) untuk memupuk semangat, disiplin dan eksistensi organisasi Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Jawa Timur, (2) sebagai ajang silaturrahim sekaligus mempraktikkan metode pendidikan kepanduan sesuai ADHW Pasal 8; dan (3) untuk mendorong perkembangan fisik dan fungsi sosial Pusdiklat HW yang didirikan sejalan dengan amanat Muktamar I HW di Yogjakarta, demikian sambutan Ka. Pusdiklat HW Jatim Ramanda H. Asmara Hadi selaku Ketua SC dalam Buku Manual Jambore.

Kegiatan Jampanal’08 dengan semangat NT-NT “baru” (Niat Tandang–Niat Tandang) ini dilaksanakan setelah rencana Perkemahan Silaturrahim Pandu Pengenal tgl. 4-8 Juli 2008 tidak bisa dilaksanakan. Momentum Peringatan Kebangkitan HW, Milad Muhammadiyah, serta peringatan Hari Pahlawan adalah alasan yang mendasari ditetapkannya waktu pelaksanaan, demikian sambutan dari Pimpinan Kwarwil HW Jatim dalam buku Manual Jambore.

Selanjutnya sambutan Majelis Dikdasmen PW Muhammadiyah Jawa Timur dalam Buku Manual Jambore tersebut mengamanahkan bahwa seiring dengan Surat Keputusan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor: 128/KEP/I.4/F/2008, Tgl. 20 Juni 2008, Tentang : Panduan Pembinaan ORTOM Di Sekolah Muhammadiyah, adalah sesegera mungkin dilakukan inventarisasi tenaga guru / non-guru yang kompeten untuk disiapkan menjadi pelatih di Sekolah Muhammadiyah atau disebut “QOBILAH” sebagai satuan terkecil dalam organisasi Kepanduan Hizbul Wathan, sehingga akan mampu meningkatkan kualitas pembinaan Ortom (red. HW) di Sekolah Muhammadiyah.

Kegiatan Jampanal’08 diakhiri dengan Apel Besar Kebangkitan HW pada hari Ahad, 16 November 2008 di Lapangan Gunungsari, Desa Kertosari, Kec. Purwosari, hadir memenuhi undangan yaitu utusan dari Polsek Purwosari, para Pimpinan Cabang Muhammadiyah Purwosari bersama Ibu-ibu ‘Aisyiyahnya. Tak ketinggalan Bapak Camat Purwosari dan Kepala Desa Kertosari hadir di acara ramah tamah dan dialog seusai Apel Besar di Gedung Serba Guna yang belum selesai dibangun. Seusai Apel Besar para peserta menyaksikan atraksi kedirgantaraan dari Kwarda Blitar.

Setelah kegiatan besar ini, apalagi yang harus kita lakukan? Apakah kita hanya diam untuk menunggu dan menunggu? “Teguhkan hati, tanamkan jiwa juang, jangan surut karena segelintir lisan yang tak bertanggungjawab, kan kualirkan semangat Pandu HW ke dalam aliran darah putra-putri anak samudra Kangean”, sebuah pesan singkat yang dikirim oleh seorang pemimpin HW dari Kangean – Sumenep tiga hari setelah penutupan Jampanal’08 sesaat setelah tiba di pulau tercinta. Selamat Berjuang Ya Ikhwan wa Akhwat, kibarkan bendera HW di manapun kita berada.

*) Yasir Wachid (Sekretaris Kwarwil HW Jatim)

5 Balasan ke What’s Next : Giatkan HW Ba’da JAMPANAL

  1. fatkhurrohman mengatakan:

    assalamu’alaikum wr.wb
    Salam HW !
    Kami dari kwarda Banyuwangi sangat terkesan dengan kegiatan2 pada jampanal hw,yang sangat kami sayang kan lokasi perkemahan yang tidak mendukung,namun kami tetap menuggu informasi kegiatan HW,kami di genteng sudah membangkitkan HW kembali,jangan lupa spanduk yang dipakai saat upacara kebangkitan HW dari banyuwangi lho!!
    SALAM HW!!

  2. Suardiman mengatakan:

    Assalamualaiaikum Ramanda
    Kami Bangga dengan semangat kegiatan HW Jatim, setelah membaca dan mendengan info tentang kegiatannya.
    Kami dari Kwarda HW Kampar – Riau ingin berbagi bersama kami untuk memajukan HW kita terkhusus di Kabupaten Kampar – Riau.
    Bisakah kami minta untuk dikirimkan contoh program kerja HW jatim sebagai refrensi untuk kami dalam melaksanakan raker beberapa hari lagi.
    terima kasih
    email kami:kwarda_hwkampar@yahoo.co.id

  3. TRIYONO mengatakan:

    saya senang mengikuti jsmpanal

  4. edy widodo mengatakan:

    Selamat kami ucapkan atas terlaksananya kgtn tersebut,salut dan mohon diteruskan agar pandu hw lebih dikenal

  5. DEDY HARTOYO mengatakan:

    saluut buat HW jatim atas kegiatannya..semoga HW tetap jaya

    dari qabilah MIS aisyiyah deli serdang – sumut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: